Hancur

Hanya ingin mengatakan:

Ini adalah hari yang terhancur dari semua kehancuran yang kualami
Apakah aku masih akan membawa mimpiku
Menuju renjana
Sedih..
Bahagia…
Kecewa..
Pengkhianatan…
Patah hati…

Bersatu menyelusup setiap sudut relung hati
Ah..
Sakitnya..

Disk Capacity

Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.us

Sigh, akhirnya harus beli disk lagi, akibat keeradaan bandwith yang sangat lebar, aktivitas donwload yang sangat tinggi, di tambah lagi menggunakan rapidhsare dengan nyaman sekali tampa batas…. menyebabkan ini semua terjadi, disk data yang saya miliki setahun yang lalu, sudah mencapai 80GB yang isinya hanya pdf tutorial, reference, dan video tutorial, no bokep space for this, akhirnya minggu kemaren udah kegendutan, dia sudah ngga sanggup lagi menampung data data segar dari downlotan sini, mau ga mau, akhirnya aku harus beli temen nya, untuk nambah kapasitas nya, pertimbangan demi pertimbangan pun di lalui…
Continue reading

1 Hari puasa di Malaysia

Lanjutan tentang Postingan saya tentang perspektif malaysia, hari ini mau berbagi cerita tentang bulan ramadhan disini, ada enaknya dan ada ngga enak nya juga, hehe, yang jelas berbeda dengan indonesia lah, jauh banget, mau mana yang lebih baik nanti dinilai sendiri..

Di Malaysia ini keberadaan masjid itu jarang sekali, masjid itu rata rata berjauh jauhan, dan biasanya “gede, gede” untuk saya aja perlu berjalan 500 meteran untuk mencapai masjid, dan sesampainya disana, keringat udah mulai menetes, gapapa, biar banyak pahala, jadi intinya, masjid nya jauh jauh, dan kalo solat taraweh jadinya ramee terus, kayak mau lebaran aja.Selain itu, akibatnya jalanan pada macet, rata2 orang sini dah pada pake mobil semua, jadi deket pun bawa mobil, parkir mobil sampe di trotoar, kalo kita kaki lima sampe trotoar yah.
Continue reading

Tentang kita..

Memilikimu seperti bermimpi memeluk dian rana
Menjadikan kehangatanya bagian dari hidupku
yang bersinar pada tabir nya,
redup di dalam pangkuan senja….

Apakah setelah ikatan ini aku berarti memilikimu ?
Ah entahlah kalau engkaupun ragu….

Lantas, kalau engkau enggan bersinar
dimana bisa kutemui kehangatan itu….
yang terbit dan tenggelam di hari hariku ?

Lalu kalau sang dian rana saja redup
Bagaimana aku dan duniaku…
Gelap gulita…

Lalu aku akan terhempas sepi, terhisap hampa, dan terbunuh ngeri…
Haruskah kukumpulkan kembali serpihan – serpihan nya?
Atau harus kita lukis sesuatu yang baru di kertas putih?
Sudah… sudah…jangan sedih lagi!
biar kutersungkur dalam debu kenistaan, tapi aku akan tetap bertahan…

aku meredam pada kerinduan untuk kasih tak bernama menatap iba pada rembulan, akankah kau milikku ?
aku tak percaya bahwa aku tak mampu menghidupkan kembali apa yang pernah aku rasakan terhadapmu…

 

maka bersinarlah hatimu disapa rembulan…………….
Tersenyumlah yang indah, bagai jatuhnya butir-butir gula yang membuat teh menjadi manis…
Hingga akhirnya hujan jatuh dan membasuh dingin retak jiwaku..

 

Kau adalah milikku..
kutitipkan setengah nyawa ini untuk kau bawa pergi, karena kau bukan sekedar dian rana, tapi matahari…..
datanglah bersama embun saat pagi
dan membalut setiap luka yang kau sematkan disini
datanglah sayang, temani aku dalam sunyi….
jelang esok dalam asa, doa dan ikhtiar.

 

Masih ada dua telingaku yang selalu dengarkan,Denting rongga hatimu meranggas.
karna kau sangat berarti bagiku
baru saja kulihat rembulan terbalut gerhana, biar kupandangi hanya dari sini, agar tetap kelihatan indah………..

 

seindah cintamu

 

( 28 agustus 2007 )

Thanks to: Dana, Ramlif, yoss-derosa, Psycho_Ivan