Terinspirasi dari beberapa profile seseorang di Frenster atau di blog blog yang suka menuliskan kalau “gw ini Moddy” nama moddy ini terkesan agak sentimentil di dalam benak saya, karna dahulu saya pernah mengagumi seorang wanita, dan setelah lama berkenalan saya baru mengetahui karakternya, kalau dia adalah seorang yang “moody” semenjak itu, saya jadi kurang respek dengan orang yang berkarakter semacam itu, namun ada beberapa teman yang tanya ke saya, kenapa kamu tidak menyukai orang yang moody, saya hanya bisa menjawab, karna saya ngga suka dengan orang yang dependable, tergantung dengan emosional, keadaan dan lingkungan, apapun bisa di jadikan alasan moody, namun sekarang setelah membaca buku dan beberapa referensi saya menemukan lawan dari seseorang yang berkarakter moody.
dan bagi saya sendiri, moody itu sendiri bukan sebuah karakter dasar, tapi keinginan seseorang untuk menciptakan sesuatu, misalnya pengen nulis puisi, pengen melukis, membuat web dan lainya ini membutuhkan mood, dan kitapun harus tetap menjaga mood itu sendiri, namun banyak orang kita yang salah mengartikanya dan menggunakanya dalam kehidupan sehari hari, cuaca terik jadi gak mood jalan ke mall, abis dimarahin bokap jadi gak mood untuk belajar, cemburu jadi gak mood untuk ngasih kejutan ke sang pacar.
Percayalah, kalau seseorang yang berkarakter moody dan tetap memelihara ke moody an nya akan berpengaruh negatif dalam kehidupan selanjutnya.
Dalam salah satu sikap, kita mengenal 2 jenis sikap manusia yang paling mendasar, yaitu Reaktif dan Proaktif, orang orang yang moody termasuk dalam klasifikasi orang yang reaktif.
Ciri ciri orang yang proaktif adalah:
Tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian terhadap perilaku mereka, sehingga segala tindak tanduk prilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, berdasarkan nilai, bukan produk dari kondisi mereka berdasarkan perasaan.
Sedangkan yang moody atau seseorang yang reaktif memiliki ciri ciri.
Dipengaruhi oleh lingkungan fisik mereka, misalnya, jika cuaca bagus, maka mereka akan senang jika ngga, maka cuaca tersebut akan mempengaruhi sikap mereka bahkan pengaruh kerja mereka.
Orang yang proaktif dapat mengatur emosional nya sendiri, cuaca nya sendiri, sehingga jika cuaca hujan atau cerah tidak akan mempengaruhi sikap mereka, kenapa hal tersebut demikian, karena mereka di gerakan oleh nilai nilai, jika nilai mereka adalah untuk bekerja yang berkualitas maka kita dapat menilai fungsi cuaca ini seharusnya akan membantu menyokong nilai kita atau tidak.
rang reaktif dipengaruhi oleh lingkungan sosial kita, sebutlah cuaca sosial, ketika orang memperlakukan mereka dengan baik maka mereka akan senang, sebaliknya jika orang tidak memperlakukan mereka dengan baik maka mereka akan menjadi defensif dan protektif, dari sini kita bisa ambil kesimpulan, orang yang reaktif membangun kehidupan emosional mereka disekitar perilaku orang lain memberi kekuatan pada kelemahan orang lain untuk bisa mengendalikan mereka.
Orang yang reaktif digerakan oleh perasaan, oleh keadaan oleh kondisi, dan oleh lingkungan mereka.
Orang yang proaktif digerakan oleh nilai, nilai nilai yang dipikirkan secara cermat diseleksi dan dihayati.
Beberapa sikap dan contoh orang yang moody / Reaktif:
“itulah saya, dan memang begitulah adanya saya”
maksudnya:
“Saya sudah di takdirkan begitu, tidak ada yang dapat saya lakukan denganya”
“ia membuat saya begitu marah”
Artinya:
“saya tidak bertanggung jawab, kehidupan emosi saya diatur oleh sesuatu di luar kendali saya”
“Saya tidak dapat melakukan itu, saya benar benar tidak punya waktu”
Artinya:
“Sesuatu yang diluar saya, waktu yang terbatas, mengendalikan diri saya”
“seandainya pacar saya lebih sabar”
Artinya
“Perilaku seseorang yang lain sudah membatasi efektifitas saya”
Contoh lainya tindakan yang proaktif dan reaktif:
Reaktif
Tidak ada yang dapat saya lakukan
Proaktif
mari lihat alternatif yang kita miliki
Reaktif
Memang begitulah adanya saya
Proaktif
saya dapat memiliki pendekatan yang berbeda
Reaktif
dia membuat saya marah
Proaktif
saya mengendalikan perasaan saya sendiri
Reaktif
mereka tidak akan mengizinkan itu
Proaktif
saya dapat memberikan persentasi yang efektif
Reaktif
saya terpaksa melakukan itu
Proaktif
saya akan memilih respon yang sesuai
Reaktif
saya tidak bisa
Proaktif
saya memilih
Reaktif
saya harus
Proaktif
saya lebih suka
Reaktif
seandainya saja
Proaktif
saya akan
Kata Elanor Rosevelt:
“tak seorangpun yang dapat menyakiti anda tampa persetujuan anda”
Atau kata Gandhi:
“Mereka tidak dapat merenggut harga diri kita jika kita tidak memberikanya kepada mereka”
Tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang sulit untuk diterima oleh kita khususnya ketika kita berprilaku dengan reaktif misalnya dengan merasa menderita atas nama keadaan dan perilaku orang lain.
Maka dari itu, Jadilah proaktif, jadilah:
“Saya yang menjadi saya hari ini karna pilihan yang saya buat kemarin”
dan ketika kita terasa disakiti berfikirlah:
“Bukan apa yang terjadi pada diri kita, melainkan respons kita terhadap apa yang terjadi pada diri kitalah yang menyakiti kita”
Dalam hidup, ada 3 nilai pokok yang selalu menjadi bagian dari hidup kita:
- Pengalaman atau yang telah terjadi pada diri kita
- kreativitas atau sesuatu yang telah kita adakan / kita buat
- dan sikap atau respons kita disaat kita menghadapi masa yang sulit
dari ketiga hal tersebut yang paling penting dalam hidup adalah “sikap” yaitu bagaimana kita merespon terhadap apa apa yang kita alami dalam kehidupan.
Jadi….
Sejujurnya kita sebenarnya mempunyai realitas, bahwa kita masih memiiki kekuatan untuk untuk memilih respons yang positif terhadap keadaan yang sedang terjadi, jadi kenapa tidak kita lakukan ? kenapa kita malah lebih senang membiarkan perasaan kita yang mengambil respons tindakan, lingkungan atau bahkan teman, kenapa bukan kita sendiri yang menentukan sikap dan pilihan respons kita sendiri ?
27 Responses to my writings
jadi bisa disimpulkan dong, orang yang proaktif lah yang biasa sukses, am i right?
dikirain begini:
Reaktif
dia membuat saya marah
Proaktif
mari kita marahi dia sebelum dia buat kita marah!
huehehehehe…. becanda deh!
jadi gak mood nulis comment… wakakakakak…canda ah….
apakah karakter orang bisa jadi moody atau orang jadi proaktif ini merupakan kutukan bawaan dari sononya (ada bakat) atau karena lingkungan pergaulan/keluarga/pendidikan atau kombinasi diantaranya? ata atau banyak juga gak orang yang kadang jadi moody tapi terkadang dia bisa jadi orang yang proaktif?
saya termasuk moody, ndak ya?
wah, stress kerja.. jeng-jeng ah.. *ndak mood kerja, pengen jeng-jeng molo*
gyahahaahah..
btw, kok pake Kubrick?
@sakti
bisa aja kaya gitu…
@zam
Ini lagi bikin layout baru sambil apgred wp 2.3
udah aku baca ampe abizzzzzzz…nyindirrrr…heheheh…tapi bagus kok,at least buka mata
hehe.. bete lho klo deket2 orang moddy, bawaanya whining.
istilah sononya “ati harian”
maksutnya hari ini kasih perhatian 100% besok ditengokpun tidak
biasanya ini khas perempuan ya ?
dan katanya ini karena hormon ?
hormon ?
kali ya …
coba aja kalau dekat-dekat pms, maunya marah aja hehehe
Wah, selama ini saya kita moody itu yang mood-nya berubah2. Kadang ceria, kadang bete. Kadang proaktif, kadang reaktif. Bukannya begitu!?
setuju pey !
kalo nurut eike nih org yg moody itu sama kek nulis “gue orangnya semau gue…, bodo amat ama elu”, kira2 begitu pey….., sama…, engga respek sama org begitu (kecuali yang nyadar/dalam proses introspeksi)
Eh gw ganti link ……
Yang betul Moddy atau moody? soalnya titlenya moddy
Eh iya banyak tuh job desc yang menuntut kita untuk proactive, gw sendiri masih bingung….
Btw gua butuh jawaban *urgent* : Bisa ngga orang reaktif jadi punya sikap proaktif?
Orang reaktif itu, mengambil keputusan berdasarkan insting, perasaan, bukan berdasarkan nilai, jadi jawabanya ga isa deh
Saya pernah baca buku luar, dan moody sendiri rasanya lebih tepat kepada kejadian psikologis seseorang. Dan lingkunganlah yang berperan dalam hal ini. Dan kalau mooody sendiri ku kan bilang;
Anda orang yang sangat sopan dan pandai menjaga sikap.
Moddy?
Lalau bagaimana dengan ada yang lain? Tanya gitu dong bang Raff
gw lumayan moddy kalo lagi pms. kalo ga pms sih kayae ceria selalu hehe.
btw gw juga suka moddy kusnaedi… she’s pretty
binun sayah masuk jenis mana yah
apey sok tau!! yang namanya klo dah ngga ada niat alias ga mood yah ga bakalan jalan,lagian semua org pada dasarnya punya sifat kyk gini baik ce ataupun co,bedanya ada yang nurutin ada yang ngelawan prasaan kyk gt,and terkadang mood jelek itu ga ada salahnya juga kok,biar nantinya ngga gt lagi,klo mau merubah seseorang itu ngga bisa express,mangnya kereta….,lagian yah ada orang yang tipenya “KPALA BATU”,biar di rubah kyk apa ttp aja dia balik kyk gt lagi,pribadi seseorang yang udah mendasar susah buat di rubah,klo ngeliat dr segi sendiri seh bisa bilang kyk gitu,..oo si A bgini,si B bgtu…tapi ngga tau kan knapa jdi gt,kadang2 hrs bisa nempatin diri jadi orang itu dulu baru tau knapa kok tuh orang “mood2an” huh….Cape dey….satu hal lagi ngga cuma ce yang punya sifat bgini,makhluk yang namanya “COWO” juga ada yg bgini…
Lucu juga kalau orang moody disamain sama dependable. Kalo saya sih ngerasanya beda. Heheh.
mynameisnia’s last blog post..MOCCA
correct if i am wrong
setau gw, moody itu artinya adalah sikap/sifat yg cenderung judes, cepet marah..or somekind. jadi bukan org yg klo mau ngapa2in tergantung sama mood. itu setau gw loh…
tp gw ngerti arah postingan ini. hmm… membuat gw menjadi introspeksi diri gw sendiri. nice post… salam kenal…
Menurutku, setiap orang punya potensi untuk reaktif dan juga punya potensi untuk proaktif. Tergantung dari kecenderungan orang tersebut sehingga dia disebut orang yang reaktif (yang salah satu cirinya adalah sifat moody) atau proaktif. Dan lingkungan berpengaruh besar bagi kecenderungan ini.
Contoh, orang yang punya banyak teman yang moody biasanya punya sifat moody juga.
Agak sulit memang untuk selalu bersikap proaktif. setiap saat harus berpikir sebelum bertindak apapun. dan mungkin hampir tidak ada orang yang bisa selalu melakukannya.
Tapi sifat muncul dari kebiasaan. jadi untuk yang ingin menghilangkan sifat moody mungkin bisa diawalai dengan mencoba terbiasa untuk berpikir “rasional” sebelum melakukan apapun, sehingga lama kelamaan bisa membuatnya jadi kebiasaan kita.
Just my humble opinion…
koq ditolak pacar yang moody malah jadi benci(gak respek) semua orang yg punya sifat moody?:) itu adalah contoh reaktif.
proaktif itu adalah tentang pilihan, memilih yg terbaik yg tidak akan menimbulkan masalah lebih lanjut
waduhh,,
gmana yak cara ngilangin sifat moody??
cape juga kalo tergantung suasana gtu, kadang mood’a bagus kadang jelek dan gak sesuai sikon lagi..huh.. parah…
Seringkali kita berhadapan dengan sikap kita yang moody. sekilas membaca dari dua jenis diatas secara langsung menggetarkan akan kekurangan pada diri saya. but selagi ada kemauan terus belajar semoga tindakan kelak lebih mengarah pada Proaktif……
hmmm
berarti gimana dong cara berinteraksi sama orang moody dan gimanabikin dia gak tergantung sama mood nya ???
Kalo aku sih, 1. Memastikan dulu kalo dia moody. Kalo lagi kumat kadang aku suka bilang, duuh susah juga ya kalo diri dikendalikan ama yang laen. Nanti dia nanya,…. “maksut lo ?” ya kita jawab aja, siapa sih yang ngendaliin diri lo ? lingkungan ? temen ? pacar ? apa lo sendiri ?
sebelum baca artikel ini,, saya akui kelemahan saya adalah moody,, tp setelah membaca paragraf2 awal saya jadi bingung apa saya moody atau tidak… alasannya karena saya jarang menyalahkan lingkungan saya…
nih definisi mood dari bukunya Philip G. Zimbardo (Psychology and Life: 1979), Mood adalah keadaan emosi tertentu yang tidak masuk dalam kategori state (emosi yang dipicu oleh faktor eksternal tertentu) atautrait (bentuk emosi yang menjadi bawaan seseorang). jadi bisa aja mood jadi jelek tanpa ada penyebab apapun…
sebenarnya yang terpenting untuk orang moody adalah pengendalian emosi….