Cocomonio


Buat Yusuf Sigit

Ketika memelukmu,
Memanggilmu dengan lirih…
Menjadi saat terakhirku tuk menatap wajahmu…
yang terdiam hening penuh damai.
Ketika tubuhmu terdiam kaku..
Enggan membalas kasih sayangku.
Adalah saat dimana rasa yang teramat perih dan getir mencabik seluruh jiwaku,
Nafasku,
Tangisku.
Hingga hanya adzan yang terkumandang
Untuk menyadari kepergianmu.
Sesingkat itu.


About qzplxPoetry

Just a Simple person who love strategy games, poems and photography