Dusta, By Nagita
Tahukah mengapa dia pergi meninggalkanmu?
Sebab kamu mencintai dusta.
Puisinya singkat, tapi pas aku baca puisi ini ada sesuatu yang berlawanan deh denganku, karena aku…
Saat cinta masih saling mengisi
pun bergelimang dusta, nestapa
rasanya seperti cubitan anak kecil
yang menyentuh kulitku….
selama kamu masih memiliki perasaan yang tulus
arif dan bijak untuk memaafkan
Related posts
This entry was posted on Thursday, October 27th, 2005 at 7:11 am and is filed under Poetry. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.












subscribe to comments RSS
There are no comments for this post