Akhirnya udah sembuh sekarang, kali ini flu nya rada berat, seumur hidup di negri Jiran ini yang ke 2x nya aku sakit, masih lumayan lah ketimbang kalau aku pulang ke Jakarta, langsung kena DBD, atau Tipes, atau apalah…. hiiy ngeri yah…. btw skarang dah sembuh, dah potong rambut (botak lagi) dan masih lemes tentunya. ngomongin soal musik, jadi inget tentang “infeksi” sebuah musik, sama seperti “flu” yang menginfeksi tubuh, membuat kita, demam, tenggorokan luka dsb.
Menurutku, Secara ngga langsung kita itu pastinya terinfeksi dengan musik dimana kita berada, atau di lingkungan apa kita berada, hal ini aku sadari semenjak beberapa kali aku mulai menyukai lagu Malaysia…. tapi yaa sebenarnya bukan “isabela” itu, tapi lagu lagu mereka yang “menurutku” mengalami perubahan, khususnya pada generasi mudanya, mungkin, rakyat Malaysia sudah terinfeksi musik – musik besutan band band Indonesia yang mau ga mau secara tampa disadari, jenis karakter musik mereka pun mulai ber evolusi, aliran yang terkenal disini ya tentu saja “Pure Pop Rock” nya…. yang memberikan ciri khas dentingan gitar.
Ada beberapa lagu yang aku sendiri mulai “suka” dengan beberapa penyanyi Malaysia, yaa khususnya kalau bicara lagu ya, lagunya enak, mungkin pemahaman liriknya saja yang kita harus sedikit menyesuaikan, tapi bahasa melayu itu termasuk unik, jadi enak kalau dijadiin puisi (ini sepertinya aku mulai terinfeksi…), Hal ini ditemuin kemaren, khususnya di acara TV3 hari Minggu kemarin… ternyata mereka ada event yang disebut dengan “Anugerah Juara Lagu” yaitu bisa dibilang dengan kompetisi lagu terbaik di Malaysia (untung nya ngga di saing kan dengan Indonesia yah…) disaat itu, ditemui ada 3 lagu (menurut kupingku/kuping Indonesia) yang aku suka diantaranya adalah:
Aizat – Lagu Kita
Gak banyak tau soal penyanyi nya, tapi katanya lirik dan musik aransmen nya ciptaan sendiri, kalau di Indonesia mungkin ini mirip dengan Baim yah, lagunya sih tergolong lagu lagu PC (pemuda cinta) rock rock mello mello gitu, yang biasanya banyak ce ce suka…
Lagu Kita
Deras hatiku berdetar
Di langit aku terlihat kamu
Terang malam,teman kita
Dengan angin meniup sayu
Ku petik gitar akustik ini
Dengan harapan dia mendengar
Melodi indah yang ku cipta
Hanya untuk luahkan rinduku padanya
Dan aku terus,
Menyanyi lagu ini untukmu,
Walau berjuta mendengar,
Lagu ini hanya untukmu,
Arah hidup kita,
Digambar bintang di angkasa
Dan berkelip melukis cinta
Terciptalah lagu kita
Faizal Tahir – Sampai Syurga
Lagunya juga enak enak sih sebenarnya, suaranya mirip “samsons” tapi aliran musik rock khas Malaysianya berubah kalo di bawain sama Faizal, apalagi kalau dia mentas, trus keringetan, beuh banyak yang suka kali ama dia, soalnya face face nya juga cakep (daripada kangen band gitu), dia pernah memenangkan adu bakat 1 in millions di salah satu acara TV di Malaysia, dari situ dia punya studio musik rekaman sendiri, kalo nggak salah hadiahnya 1 juta RM.
Faizal Tahir – Sampai Syurga
Ku membenarkan jiwaku
Untuk mencintaimu
Ku persembahkan hidupku
Untuk bersama kamu
Dan diriku untuk kamu
Belum pernah kumerasai begitu
Semua itu telah berlalu
Harapanku palsu
Dan mungkin hari yang satu
Terus ku tertunggu
Di hatiku masih kamu
Belum pernah ku ingin terus memburu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Namun aku tetap aku
Yang terbaik untuk diriku
Hanya satu
Hanya kamu
Ku membiarkan hatiku
Untuk merinduimu
Ku menghamparkan sakitku
Untuk tatapan kamu
Bersamamu harapanku
Hilang dalam terang yang membutakanku
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Dan segala yang ku ada
Ku berikan semua
Untuk dirimu saja
Ku mahu dirimu
Bahagia untuk selamanya
Biar sampai syurga
Aku menunggu cinta darimu
Agar ku sempurna
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Namun aku tetap aku
Yang terbaik tuk diriku
Hanya satu
Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Untuk dirimu
Sampai syurga ku menunggu
Sampai syurga ku cintamu
Hanya kamu
Meet Uncle Hussain – Lagu Untukmu
Ngedengerin lagunya band ini membuat aku jadi inget “Ipang” di Indonesia, dengan gaya music “smashing pumpkins” ditambah gaya rock jadi keliatan enak juga….. yang jelas band inilah yang menjadi pemenang utama dari “anugrah Juara lagu Malaysia”.
Meet Uncle Hussain – Lagu Untukmu
Tiada bintang
Dapat menerangkan hati yang telah dicelah
Bagaiku lumpuh tak mampu berdiri
Aku tetap begini
Takkan berubah kerna aku tetap aku
Dan lalu rindumu bukanlah aku
(Chorus)
Guna hati, akal dan fikiranmu
Berbeza
Kau dan juga aku
Dua hati yang tak mungkin bersatu
Apakah aku
Hanya boneka yang sering engkau mainkan
Yang dikawal oleh jari-jarimu
Ku punya hati dan perasaan
Pernahkah engkau fikirkan
Cukup cukuplah oh cukuplah
(Chorus)
Tak faham tak tahan
Sabarku tak tertahan
Melayan sikapmu perawan
Berbeza-berbeza
Kau dan aku berbeza
Kita memang tak serupa
Bebaskan bebaskan
Ku ingin dilepaskan
Kita tidak sehaluan
Cukuplah sudahlah
Sampai di sini saja
Hubungan kita berdua
Hoa… hoa… hoa…
Gimana ? enak ga ?
33 Responses to my writings
hmmm… belum denger lagunya, seh.
baru baca liriknya doang.
hihihi… iya, bahasa melayu tuh kayak bahasa puisi.
barusan saya malah cekakan dengar bahasanya…
jadi boro-boro bisa nilai lagunya bagus apa ngga..
lagi gandrung lagu indonesia nih bos,,,,
hha*
lagu nya..
ga ngerti..
;(
sama kayak @chic. baca liriknya jadi agak gimanaaaa gitu. nggak kena. hehehe. mungkin ini masalah kebiasaan aja.
aku nggak seberapa suka musik tuh!!!!
sory!!!!
pasti lebih bagus lagunya Glenn Fredly kan?
Waah, smua komen, keknya lebih suka menilai dulu, donglowt dulu lagunya, coba dengerin donk…. zZz..
OOT : loh loh kok ganti layout ??
iya deh … didengerin dulu …
pastinya lebih bagus musik indonesia
aku ga bisa dengerin…di kantor ga bisa ngedonlot… *itu musti didonlot dulu kan? hihihi…
tp maaf aja…kurang suka sama lagu malaysia dan bahasanya yg nggak nyambung. mungkin yang ini bener2 bagus, nanti aja deh, dengerinnya dr warnet *pake headset, biar ga malu ketahuan dengerin musik malaysia XDDDD
wah.. harus dengerin dirumah. dikantor inet nya lelet
hhe,,orang sono malah suka nya lagu indonesia kan,,
eniwei,,
daftar ibsn yuk di sini,, trus logonya ambil di sini,,
berbagi tak pernah rugi,,salam ibsn,,
whew.. what happen with de theme ?!???
Mencoba untuk mendonlot dahulu
Ehem jd inget isabelanya search. Gerimis mengundangnya slam… Dll…
Wah, aku nggak banyak tahu band-band Malaysia
donlot dulu sesuai petunjuk
langsung meluncur ke TKP
bentar, bro. tak menikmati lagunya dulu, hehe…
eh, gimana bonsainya. kok nggak ada kabar ? berhasilkah ?
wahhh ternyata loe di malaysia yah bro
hihihihihi jauh amat yah. ahmad aja enggak jauh kok
oke langsung muterin tuh lagunya
Blum pernah denger lagunya…
wah… blom pernah dengerin lagi musik2 malaysia setelah era amy search dan salem iklim itu
musik indonesia emang digandrungi bgt ama malaysia.
saking gandrungnya mereka, sampe pemerintah sana membatasi peredaran lagu2 indonesia di malaysia.karena artis malaysia kurang diminati.
tp gw gak setuju ama kebijakan itu, terlalu mengekang hak orang utk memilih musik.
penyanyi malaysia yg tetep nomor wahid bagi gw adalah Siti Nurhaliza.
lagu nya yg terbaru yg jd soundtrack film bioskop, itu keren bgt lagunya.
Jadi ingat zaman2 nya musik Malaysia jaya di Indonesia. Dan waktu itu kayaknya indo – Malay damai2 ajah kan yah..
Ooh… musik Malaysia sudah berevolusi ya?? Bagus tuh berarti. Kalau dulu sih pop, rock dan musik tradisional Malaysia nyaris sama kedengarannya. Irama Melayunya kental sekali. Bikin ngantuk.
Dan hampir tak sudi saya mendengarnya. Huehehe….Wah sayang nggak tau aku semua lagunya lae
Gimanapun lagu Indonesia tetep lebih keren!
walah tarah bahasanya pada melayu semua….
nanti klo sempet download…ko bagus boleh lah untuk nambah2 koleksi mp3…hehehehehehehe
Kalau Ami Search. Siti Nurhaliza atau Aisyah aku tau….tapi deretan nama diatas baru sekali ini dengar…
sebagai penikmat musik yah..asik-asik aja kayaknya. !!
msik Malay??? g ngerti dn g suka…. Mdingan lagu2 Indonesia!
makany byk2 bljar dr Indon, jgn cm nglarang aj…
salam kenal gan
gw belum tahu lagunya gimana…
jadi gak bisa ngasih kritiknya deh..hihi
tpi gw masih tetep milih musik Indonesia