Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Life is only travelled once…
Satu kalimat inggris itu menorehkan bekas di hati
Terbias angan akan indah semalam
Dia menyambut pagiku dengan hujan pertanyaan
Yang coba kutebas rintiknya dengan bahasa…
Aku pun berkata…

Haruskah kita terbakar dan binasa dulu untuk melalui ini ?
Haruskah kita mati membeku untuk belajar dari kesalahan ini ?
Atau haruskah kita menjadi kuat karena bersanding penyesalan ?
Haruskah ?
Haruskah !

Malam itu aku geram, dan kugigit gigiku mengartikan kalimat itu…
Maka mengalirlah…berhembuslah..
bedah …ambil hati ku……ambil nafasku…..
biar kita bisa hidup lebih lama….

Tumpahan kalimat yang meluncur saatku pun
tidak akan membuatku melupakan segaris lengkungan senyum mu..

  • Habis berantem sama si yayang ya?

    *sok tahu*

    macangadungan

    30 October, 2008

  • Sebelum api yang terbakar
    Menghabiskan segalanya
    Hanya airlah yang mampu meredamnya
    Jadilah air yang selalu membawa kesegaran

    linda

    30 October, 2008

  • Mas, cara menggigit gigi itu gimana? Aku kok gak mudeng *bego mode:on* :D

    orangndut

    30 October, 2008

  • Hidup memang hanya sekali…
    Makanya jangan dibikin susah..

    Nazieb

    30 October, 2008

  • Kenapa Raf? :tanya:

    Nike

    30 October, 2008

  • mungkin emang harus mas.., mungkin juga enggak..
    *aku komen apa sih*

    ulan

    30 October, 2008

  • Kerikil memang kadang menghadang,
    Semoga hati-hati semakin tegar menjunjung janji suci yang diikrarkan

    whatever is happen, hope Alloh is always caring u & ur family

    phu

    30 October, 2008

  • Sepertinya memang harus bro…

    Irfan

    30 October, 2008

  • @Nike:
    @phu:
    Wah, ngga ada apa apa, cuman sedang belajar….misalnya, jgn lupa meletakan sepatu / sendal kedalam rumah, masa harus tunggu hilang dulu baru kita hati hati…. begitu.

    qzplx

    30 October, 2008

  • Oooo…. dikirain lagi berantem…. ya andaikan begitu juga sekali2 lumrah kok….. ntar kalau kedinginan juga masing2 pada pengin ‘nganget’ lagi…. huehehehe……

    Yari NK

    30 October, 2008

  • Sekali Kali Buat Pelajaran …

    masDan

    30 October, 2008

  • “Oom… Ooommm” *tampar-tampar pipi*

    “Kesurupan siapa lagi nehh?? Ommmm…!!”

    manusiasuper

    31 October, 2008

  • huehehehehe.. santai aja mas..
    nikmatilah semuanya :mrgreen:

    eNPe

    31 October, 2008

  • aduuuh.. nampaknya betul lagi marah.. :shock:

    Chic

    31 October, 2008

  • nice, kdg semarah apapun aQ, aQ pun tak sanggup bisa harus melupan segaris senyum org yg Qta cintai, dan sejenak itu akan meredam api dlm hati… dan mencoba untuk berfikir positif…
    aQ suka bgt dgn kata2 ini
    Haruskah kita terbakar dan binasa dulu untuk melalui ini ?
    Haruskah kita mati membeku untuk belajar dari kesalahan ini ?
    Atau haruskah kita menjadi kuat karena bersanding penyesalan ?

    dalem bgt nech…

    SaRaH

    31 October, 2008

  • sabar bang… :)
    salam kenal… :)

    nono

    31 October, 2008

  • Jangan marahh lagi mas……..

    Fikar

    31 October, 2008

  • Haruskah?

    Tidak harus…

    Tapi biasanya, ketika itu selesai dilakukan dan kita menyesal karenanya, perasaan itu menjadi jauh lebih dalam…

    (eh, apa ntar malah saling meninggalkan yaa?? hadooww.. ndak ngerti saya, Mas! :D )

    Lala

    31 October, 2008

  • kata katanya puitis banget mas

    estu

    31 October, 2008

  • pecahkan saja gelasnya biar ramai!
    biar ramai2 kita juga mecahin piring!
    wkekekeke!

    trendy

    31 October, 2008

  • Wah whats goin on raffael… aku coba menghayatinya benar-benar tapi yang kutangkap hanya rangkaian kata-kata indah… Atau karena cuman sedang mendapat 1 lagi pembelajaran hidup…

    sandi

    31 October, 2008

  • @sandi:
    yea bro, dapat pembelajaran hidup……

    qzplx

    31 October, 2008

  • i think so!!!!
    life is only travelled once!!!!
    but you must mind!!!!! (cayoo!!!!!2x)(^,^)

    ainulfahmi

    31 October, 2008

  • “Haruskah kita terbakar dan binasa dulu untuk melalui ini ?
    Haruskah kita mati membeku untuk belajar dari kesalahan ini ?”

    Hmmm… belajar dari kesalahan orang lain juga bisa sih…

    Lagi puitis bener nih ngomong2…

    Sheilla

    1 November, 2008

  • *masih mencari arti hidup yang sebenarnya*

    waterbomm

    1 November, 2008

  • yah..hidup emang sekali doang raff ;)

    okta sihotang

    1 November, 2008

  • What’s up bro? :D

    FaNZ

    1 November, 2008

  • nice poem.
    Haruskah?
    haruskah!
    *kenapa harus??*

    norie

    1 November, 2008

  • hidup itu sudah susah untuk dibuat susah :D
    hidup itu adalah alunan takdir….
    setiap masalah membuat kita kuat…itu bener
    jadi…hadapi saja dengan senyuman

    goenoeng

    1 November, 2008

  • marahnya jng sampai berlebihan bolehkan?
    salam perkenalan dariku

    dobleh yang malang

    1 November, 2008

  • yang sabar subur

    papa deddy

    2 November, 2008

  • ada apa nih?
    sabar bro :D

    thuns

    2 November, 2008

  • ora mudeng…

    tapi mantap ya
    sekalipun lagi marah, tetap ingat sama lekungan senyumnya

    kalo marah bukan nya lupa semuanya??

    alisyah

    2 November, 2008

  • kenapa nih??
    aku malah ngga bisa tebak maksud disana..
    jadi ini tuh marah atau seneng??
    hihihi.. ngga mudenk lah aku mah ma ginian.. :P

    Andri

    2 November, 2008

  • tiap orang mesti berjuang.. yah setidaknya berjuang sekali dan tidak akan pernah disesali lagi.. dari pada berjuang setengah2 melahirkan penyesalan seumur hidup:D

    almascatie

    2 November, 2008

  • haha nice words = life is only travelled onced! do what you need to do. do what you want to do. life is only travelled onced..

    ghea doang

    3 November, 2008

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment