Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Musnahnya sang rindu

Tiba-tiba rinduku menyelinap dalam , membara, menggelora, tak terhindari karena indah beriringan terus semalam, tentang kenangan lama sedang bermain main di dalam ingatan, lalu aku hancurkan sekeping hati yang putih, rambutnya yang ikal, pernah ku belai, matanya yang sayu, menikam kalbu…Kini wajah ayunya membelit rinduku..ohh

Beginilah rasa sakitnya hati ketika menikam keras dadaku hingga remuk. itu dimiliki oleh seorang wanita yang lembut dan setia. Inilah luka dan parahnya jiwa ketika tangan menggenggam erat pena dan menulis surat , ketika mata, hati dan jiwa meniti baris demi baris pemutus kata. Ingin kupulangkan kembali hati dan cintaku, karena aku terpaku melihat wajahmu yang ayu, yang telah mengeringkan airmataku, berharap waktu cepat berlalu agar aku kembali seperti dulu. More…

Post

Rindu lagi (lebay part 2)

Sedalam dalamnya laut, kalau sudah berat didada tetap saja aku terlesak kedalamnya, tenggelam hingga ke dasar….Ntah dimana udara, Namun aku hidup…. Rasanya menyiksa, seperti di tikam gigimu yang tajam… Tapi nikmat…..*halah…. Sementara otaku mencari seribu cara untuk mencari seonggok ruang di paru paru untuk kuisi udara, agar tak terlalu menyiksa…Apalagi kalau bukan game dota, separtai dua partai mampu melenyapkan bayangmu sesaat… hehehe…

Ahh, aku ngga mau ah menemuimu dalam mimpiku malam ini, Bukanya aku mencoba tuk membunuh rasaku dengan cara keji, Tapi karena kamu begitu aku rindukan di dunia nyataku, yang telah menjinakkan serigala di dalam hatiku. More…

Post

Lebay banget seh

Aku pernah bilang, kalau rinduku itu seperti sehelai benang, mungkin aku sudah merajut selimut untuk menunggumu, atau kalau rinduku seperti setetes cat warna, mungkin aku sudah melukis mentari di malam hari yaa ? Mungkin juga kalau ini seperti tangga, mungkin tanggaku sudah sampai langit ya… ? atau kalau ini seperti airmata, mungkin aku sudah membuat laut dan ombak yang liar.. Atau mungkin juga ?? ini seperti bumi yang selalu memeluk tanah, melekat, erat, dan tak terpisahkan. Seandainya hujan dapat menerjemahkan bahasaku… ke kamu, mungkin saat ini cuaca sedang penuh dengan hujan badai kali ya?? gemuruh kilatnya saling berpacu hingga berkilauan mengelu elukan namamu. ah lebay nyaaa…. hehehe

Lalu ? ternyata rindu sudah menawanku dalam jeruji berduri yang menyakitkan ya, karena senyummu yang kulihat dipagi hari sudah mulai melukai bagian dalam kulitku ? *Jieehhhh lebay lagi….. More…

Post

Tentang rasa..

Yang indah adalah guratan kening saat kita memaparkan fikirian kita untuk menselaraskan jiwa kita dengan dunia.

Memaparkan, menggambarkan seseorang melalui naluri yang kita miliki adalah insting kosong yang akan membawa kita ke 1001 pertanyaan.

Kalau kita sibuk bertanya “kenapa dia….” bukankah sebaiknya kita memulai kalimat “akan kubuat engkau” ? memang terlihat jahat kan ? tapi siapa yang mendengar kalimat itu kalau bukan sang pemilik udara ?

Engkau ? maksudnya ?

Engkau aku ? engkau setia ? engkau ingkar ? engkau benci ? engkau sayang ?

Yahh… Apapun lah, karena semuanya ada ditangan kita sendiri kan ?  bukankah kita yang mengendalikan rasa ? Ataukah kita yang dikalahkan rasa ? More…

Post

The good modern life

Kota yang modern, orang yang modern, orang yang modern belum tentu orang nya rusak, itu terbukti sewaktu aku di Harlington, sebuah nama jalan di daerah MiddleSex (wow, pake SEX), hehehe tapi so far pengalaman disini enak juga, orang orang nya lebih “teratur” dibanding tempat laen yang aku kunjungi, dan mereka memiliki pola yang cukup tertib. Banyak hal yang berbeda yang aku liat dari kehidupan sehari hari di Asia ama disini.

Murah senyum, ngga tau kenapa, setiap kali aku senggolan ama orang, ngga sengaja nginjek kaki orang, trus bilang sorry, mereka langsung senyum dan menyapa baik. Ketika aku nyebrang jalan ada mobil mau lewat, tu mobil langsung berhenti dan ngasih aku jalan, pas aku lihat ke kaca mobilnya, mereka lagi senyum baik sambil melambaikan tangan seperti “hi”, ngga nglakson marah dan lainya.

Setiap kali aku keluar, karna dah biasa, aku keluar berangkat kantor biasanya di jam yang sama, selalu aja aku temui orang itu lagi orang itu lagi, bahkan saking tertib nya duduknya di bangku bis nya pun kadang suka disituuu terus, wew…. Serasa aku nemuin people kind of me in so many place here… More…