Posts tagged ‘ide’
Tips Blog “if u want to lead blogs”
Artikel yang di buat oleh Jonathan Schwartz, memberikan beberapa tips untuk blogging, dia adalah COO/President of Sun Microsystems, yang kebanyakan personal dari sun ini memiliki kebiasaan nge-Blog, begini katanya
Many Sun Microsystems top-level execs blog. In their blogs, they talk about business strategy, company values, products in the pipeline, successes, and failures. Sun realizes this may seem risky but Sun believes it is riskier not to blog. Sun wants to be a part of the conversation that will go on whether or not Sun participates.
By participating in the blogging conversation, Sun is able to communicate its corporate culture to not only customers but also to current and future Sun employees.
Here are Johnathan’s key recommendations:
use an honest, humorous, and open voice
show respect for the audience
don’t treat blogging like advertising
don’t micromange … communicate the guidelines and let company bloggers loose
revisit and modify your company’s blogging policy if need be
listen to feedback
respond to legitimate feedback
“Authenticity is paramount.”
Mengapa THR itu hak karyawan ?
Sambil menunggu THR…, berikut sekilas tentang asal muasal THR.
Mengapa THR menjadi hak karyawan?
Begini ceritanya
More…
Pentingnya Air
Tahukah bahwa ginjal & stroke bukan disebabkan oleh rokok? Simak penjelasan berikut, Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu “Mengapa harus minum air putih banyak-banyak..?”
Well, sebenarnya jawabannya cukup “mengerikan” tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut saya tampilkan dalam rubrik De Facto hari ini.
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%.
Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah emiliki Komponen air 95%.
Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah
2 liter sehari atau 8 gelas sehari.
Jumlah di atas harus ditambah bila kita seorang perokok.
Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari…?
Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…?
Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak…?
Belum sampaisegitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…), melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!
Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.
Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karenam saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.
Akibatnya, air seni kita berwarna kemerahan, tkita mulaibocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, kita mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah eminggu untuk cuci darah
Eh, tadi aku sudah bicara tentang otak ‘kan…? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.
Otak tidak lagi “encer”, dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..
(ya wajarlah namanya juga kurang makan…)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung
(yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental…),
maka serangan stroke bisa lebih lekas datang
Sekarang tinggal kita pilih:
melakukan “investasi” dengan
minum sedikitnya 8 gelas sehari
- atau-
“membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke.
kita yang pilih…!
10 Kualitas Pribadi yang Disukai
1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada,pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
More…